aku punya bintang!
kala ini membelenggu malam…
kucoba penuhi mata hati dengan sayup-sayup siluet ketegaran…
biarpun langit menikam aura dalam semangatku..
tak pudar ataupun membias…
aku tetap di sini menikmati perjuanganku…
rinai hujan mengundang kesunyian,…
berderik mengekangku dalam kehampaan…
tapi ku tau hatiku miliki bintang dalam setiap sinaran gelapku…
tak pernah beranjak…
ada untukku dalam pengertian…
mengingatkanku dalam penantian…
mencintaiku dalam keikhlasan…
Uncategorized | Comment (0)kita berteman saja (hahaha)
apakah terlalu cepat aku meyakinkan diri untuk keluar dari masa lalu???
saat ternyata masa lalu itu kembali melirikku….
di saat aku tengah menikmati kehidupanku yang baru…
salah aku yang masih mencarinya,,,
ataukah memang Tuhan yang mengirim ia kembali…
walau kutau ia bukan kembali untukku
tapi aku melupakan harapanku padanya…
tak ada satu pun harapan yang kuinginkan pada ia yang menghilang…
kini aku dengan hidup yang teramat indah tanpanya…
aku hanya ingin yakinkan padanya,,,
“jangan pernah membuang seseorang meski ia masa lalu mu…”
aku tak pernah membencinya…
ku harap iya pun tak pernah membencinya…
jadi mengapa kita tak berteman saja…
:: heh,,, koq ujung’a jadi kayak lagu drive…hahaha
whatever lah,,,yang penting mah aku hanya ingin berdamai dengan hatiku….
hihihihi
Uncategorized | Comment (0)bait-bait malam
jika petang ini tak kutemukan jingga yang bersinar…
haruskah ku mengejar larinya mentari ke arah terbitnya malam…
menyayat satu persatu suara lirih…
menemukan satu persatu cerahan bintang dalam pelangi rembulan…
malam ini penuh dengan kapas langit…
menebar kabar dari bintang dan asteroid yang tak kukenal…
senyap tertahan laju nafas bumi yang kelam…
menarik satu persatu raga menjauh dari malam…
sayang,,,
panggilanku tertahan dalam diam…
untuk siapa kata itu masih belum ku temukan…
untuk dia, kamu, atau mungkin untuk diriku sendiri…
::perpustakaan, 10 desember 2008, pukul 17.21.
saat semua telah pergi meninggalkanku…
Uncategorized | Comment (0)aku?
petang ini aku dibiaskan oleh hujan…
terbiaskan oleh aura dinginnya malam…
membiaskan keresahan dan ketakutan…
senja ini aku diselimuti keraguan…
terselimuti oleh kabut muramnya perasaan…
menyelimuti hati dengan ketegaran dan harapan…
malam ini ku sapa…
yang kutemukan…
hanyalah titik-titik hujan dari mata yang meratap…
sesosok raga yang kebingungan mencari kekuatan…
itulah aku…
terduduk memeluk kedua lututku…
menunduk dan menangisi kelemahanku…
Tuhanku…
kuatkan aku dengan kasih sayang-Mu…
biar ku kembali teguh…
menggenggam asaku dengan kedua tanganku…
dan itulah aku…
jangan permainkan persaanku…
jangan permainkan aku…
jangan permainkan aku…
jangan permainkan aku…
jangan permainkan aku…
pokoknya…
jangan permainkan perasaanku…
please bgt…
Uncategorized | Comment (0)adakah dia…
seorang berkata…
“jika seseorang tak lagi menghargai perasaan kita,,,tak patutlah ia kita cintai lagi…”
tapi apakah dia benar adanya telah melupakanku?
atau hanya sekedar menjauhiku…
tapi….
bukankah itu artinya dia tak lagi ingin bersamaku…
tapi…
adakah dia benar-benar tak lagi ingin mengingatku….
hanya satu jawabannya…
‘aku,,,tak tahu…’
Uncategorized | Comment (0)dy,,, lagi…dan lagi….
beberapa jam lalu kemenangan itu bersamaku,,,
tapi sesaat setelah itu…
aku kembali kalah…
aku kalah oleh ingatan tentang dy…
kenangan bersamanya seketika itu menyerang fikiranku…
ternyata…aku masih mengharapkan dia….
kenyataan pahitini terkalahkan oleh kenangan manis masa lalu bersamamu…
:::by,,, can’t speak anymore….
Uncategorized | Comment (0)manis dan pahit
aku terjebak dalam ingatan masa lalu…
megingatnya bersamaku dengan indah…
namun nyatanya aku terperosok dalam kecewa…
dia begitu kuat mencengkeram hatiku…
mengikatku dengan bait-bait kenangan indah bersamanya…
:: makasih aby, kamu telah memberikan ci insp[irasi dan dorongan untuk meraih kemenangan yang pernah kamu raih tahun lalu…
Uncategorized | Comment (0)alhamdulillah…
ya Allah…
aku mungkin bukanlah hamba yang terbaik bagi-Mu…
namun aku begitu bersyukur atas kasih sayang dan karunia-Mu…
ya Allah…
terima kasih…
Uncategorized | Comment (0)dan malam itu…
dan malam itu…
aku disambut sunyi seketika…
takut akan gelap yang mengancamku saat petang bicara…
kulipat perasaanku…
kusisihkan ketakutanku…
ku cari dalam sapuan awan yang hilang…
hanya tersisa kepalsuan dalam bait tawa dan keceriaan…
Uncategorized | Comment (0)